Ikhtisar produk
Ringkasan Teknis
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Kanal_enkoder | Hingga 3 enkoder absolut (SSI) |
| Input_FREEZE | 2 |
| Tegangan_beban_L+ | 24 V DC nominal; 20.4 V hingga 28.8 V diizinkan |
| Catu_enkoder | 24 V pada L+ (-0.8 V) |
| Arus_keluaran_catu_enkoder | maks. 900 mA |
| Konektor_depan | 20-pin |
| Mode_isokron | Didukung |
Aplikasi
- Pembacaan nilai posisi SSI: Membaca nilai posisi dari enkoder absolut menggunakan antarmuka SSI.
- Pengambilan nilai posisi dengan input FREEZE: Mengambil nilai posisi menggunakan 2 input FREEZE.
Fitur Utama
- Kanal enkoder SSI: Menghubungkan hingga 3 enkoder absolut (SSI) untuk membaca nilai posisi.
- Input FREEZE: Memiliki 2 input FREEZE.
- Tegangan beban: Tegangan beban nominal L+ adalah 24 V DC, dengan rentang yang diizinkan 20.4 V hingga 28.8 V.
- Catu enkoder: Menyediakan catu enkoder 24 V pada L+ (-0.8 V), dengan arus keluaran maksimum 900 mA.
- Koneksi dan dimensi: Memerlukan konektor depan 20-pin dan berukuran lebar 40 mm, tinggi 125 mm, serta kedalaman 120 mm.
- Siklus hidup produk: Produk dihentikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Berapa banyak enkoder SSI yang dapat dihubungkan ke 6ES7338-4BC01-0AB0?
Modul ini dapat menghubungkan hingga 3 enkoder absolut (SSI).
2. Berapa tegangan catu yang diperlukan modul sinyal ini?
Tegangan beban nominal L+ adalah 24 V DC, dengan rentang yang diizinkan 20.4 V hingga 28.8 V.
3. Apakah modul ini memiliki input FREEZE?
Ya. Modul ini memiliki 2 input FREEZE.
4. Konektor depan apa yang diperlukan?
Konektor depan 20-pin diperlukan.

